Seorang anak kecil memegang dua buah apel di kedua tangannya.
Ibunya datang mendekat, sambil tersenyum kemudian bertanya "Sayang.., boleh Mama minta apel satu?"
Si anak memandang ibunya beberapa detik, kemudian dengαn cepat menggigit kedua apelnya secara bergantian ...
Si ibu berusaha menyembunyikan kekecewaannya, senyumnya telanjur luntur dari wajah nya...
Sampai kemudian si anak menyodorkan salah satu apel yang telah digigitnya tadi kepada ibunya.
Dengan sukacita dαn senyum ceria si anak berkata : "Ini untuk Ibu, karena yang ini LEBIH MANIS..."
Hening...ternyata anak ingin memberikan yg terbaik buat ibunya...makanya si anak harus memastikannya...
Tidak ada kata2 yang terucap dari bibir ibunya, kecuali senyum dan bola matanya yang berkaca-kaca....tak terasa mengalir air matanya...
Siapapun Anda,
seberapapun pengalaman dan pengetahuan Anda, jangan tergesa-gesa menilai seseorang, siapapun dia. Bijak dan Bersabarlah...
Jangan menilai pekerjaan yang belum selesai dan Janganlah kamu menghakimi, agar kamu pun tidak akan dihakimi....
Berilah kesempatan kepada setiap orang untuk memberikan penjelasan ...tentu dengan caranya sendiri...
Tetaplah menjadi orang yg sabar dan bijaksana dalam menilai orang lain...."Jangan salah membenci orang...Jangan salah menilai orang..."
Masjid Al-Muhajirin RW-10 Kelurahan Antapani Kidul, Kecamatan Antapani, Kota Bandung, mengemban amanah menjalin Ukhuwah Islamiah, Menempa Aqidah, Keimanan dan Ketaqwaan kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Keutamaan Bulan Syawal
Kita baru saja melewati bulan Ramadhan, dan sekarang kita sudah berada di bulan Syawal, bulan kesepuluh dalam penanggalan hijriyah. Nyaris...
-
Ketua DKM Al_Muhajirin saat Menyampaikan Program di Hari Pertama Tarawih (19/2) Hari ini, Kamis 19 Februari 2026, adalah hari pertama uma...
-
Kedudukan orang yang sudah diyakini masuk syurga, kemudian ditambahkan umurnya untuk mendapatkan keberkahan ramadhan maka derajat surganya b...
-
Ramadhan Karim (رمضان كريم) artinya adalah "Ramadhan yang mulia" atau "Ramadhan yang dermawan". Ungkapan ini merupakan u...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.