Suatu hari khalifah 'Umar bin Khatab menyewa unta untuk membesuk sahabatnya.
Tanpa di sadarinya sorban 'Umar tersangkut pohon dan terlepas.
Ketika diberitahu sorbannya jatuh, 'Umar bergegas turun dari untanya dan lari mengambil sorbannya, lalu cepat cepat menaiki kembali untanya.
Sang pemilik unta berkata, "Kenapa kau tidak putar saja untanya untuk kembali kebelakang sedikit untuk mengambil sorbanmu wahai khalifah?"
'Umar berkata dengan tersenyum, "Sebab unta ini akadnya aku sewa untuk pergi dari rumahku menuju rumah sahabatku.
Tidak ada perjanjian balik sebentar untuk keperluan lain."
"Kalau begitu, kenapa kau tidak menyuruh aku sebagai rakyat terhadap khalifah untuk mengambil sorbanmu?"
'Umar menjawab, "Karena sorban itu milikku bukan milikmu, kenapa aku mesti menyuruhmu?
Apakah kau kira jabatan khalifah punya wewenang untuk memerintahkan orang lain mengerjakan sesuatu yang tidak ada hubungannya dengan tugasku?"
#buku The Great of Two 'Umars
Masjid Al-Muhajirin RW-10 Kelurahan Antapani Kidul, Kecamatan Antapani, Kota Bandung, mengemban amanah menjalin Ukhuwah Islamiah, Menempa Aqidah, Keimanan dan Ketaqwaan kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala
Rabu, 11 Januari 2017
Are you ready for the future?
SIAPKAH ANDA MENGHADAPI MASA DEPAN ???
Oleh : Pambudi Sunarsihanto
Direktur Human Capital Citibank Indonesia
Ada sebuah perusahaan bernama Garmin.
Mereka memproduksi GPS navigation system yang banyak dipasang di mobil mobil.
Dan pada saat itu angka penjualan mereka naik pesat selama bertahun tahun.
Tetapi ternyata tidak lama kemudian, bencana itu datang ...
Dan ternyata dunia dibanjiri smart phone.
Tiba tiba orang tidak membeli lagi Garmin GPS system buat mobil lagi.
Penjualan mereka pun turun drastis.
Bencana ...bencana ... bencana ...???
Bencana yang sama pernah dialami Kodak pada saat orang tidak mencetak photo lagi, dialami Nokia pada saat orang tidak menggunakan telephone untuk komunikasi dengan voice (suara) lg,
dialami Blackberry pada saat orang tidak messaging menggunakan BBM lagi,
dialami perusahaan perusahaan minyak pada saat kita menginginkan alat transportasi yang ramah lingkungan, dialami kantor kantor cabang bank pada saat pelanggan tidak mau lagi ke cabang (dan lebih suka menggunakan ATM dan mobile banking),
dialami bus bus malam pada saat pelanggan lebih suka naik pesawat dengan selisih harga yang sedikit ...
Contohnya sudah cukup banyak ???
Atau saya harus menyebutkan belasan contoh lagi ???
Karena memang perubahan itu sedang terjadi di mana mana, di semua bidang, di semua industri, di semua negara.
The world has changed.
The world is changing.
And the world will continue to change ...
Charles Darwin ... dalam penelitian di pulau Galapagos menemukan sesuatu yang menarik.
By the way, saya tidak percaya evolusi, tapi saya percaya pada kesimpulan Darwin yang ini, "Bahwa makhluk yang paling sukses bukannya yang paling kuat, tetapi yang mampu bertahan dengan perubahan"
Kalau kita sesuaikan dengan context jaman sekarang ternyata bukan manusia yang paling kuat yang paling sukses, bukan manusia yang paling cakep yang paling sukses, dan bahkan
bukan yang paling pintar yang sukses (makanya juara juara 1 di sekolah kita dulu sering kali bukan menjadi yang paling sukses dalam kehidupan).
Ternyata yang paling sukses adalah yang paling mampu bertahan menyesuaikan diri dengan perubahan.
Nah pada saat Kodak dan Nokia mobile phone tidak mampu bertahan, ternyata ceritanya Garmin lain banget.
Ternyata meskipun waktu itu mereka jaya dengan product product GPS, Garmin sudah menyiapkan product product dan inovasi di bidang lain... yaitu gadget gadget untuk alat kesehatan dan fitness.
Jadi ternyata pada saat angka penjualan GPS system turun, mereka langsung ganti focus dan mengencangkan penjualan gadget untuk fitness and health.
Tidak lama kemudian angka penjualan pun meroket lagi.
Wow !!!
Why ???
Because they are ready for the future !!!
Karena mereka siap menghadapi masa depan.
Apakah Nokia mobile phone ready ??? No, they are not.
Apakah Blackberry ready ??? NO.
Apakah bus bus malam ready ??? No.
Apakah perusahaan perusahaan minyak ready ??? No.
Padahal perusahaan perusahaan itu mungkin dulu lebih jaya dan lebih kaya daripada Garmin.
Tetapi mereka tidak ready.
Dan mereka tidak mampu beradaptasi dengan perubahan !!!
By the way, ini bukan hanya berlaku pada perusahaan, ternyata ini juga berlaku pada diri kita dan karier kita.
Dan juga untuk karier anak anak kita kelak nanti.
Sebaik apapun profesi yang kita tekuni, bidang yang kita jalani, dan industry di mana kita bekerja tetap saja ada resiko yang mengancam karier kita.
Tidak ada yang pasti dalam karier kita.
So please, jangan pernah complain kepada perusahaan atau kepada atasan kita dengan mengatakan,"Saya merasa tidak ada kepastian dengan karier saya di perusahaan ini"
Well, let me tell you, tidak akan pernah ada kepastian!
Kalau anda bagus anda akan maju, kalau tidak ya anda tidak akan pernah dipromosi.
It is easy as that.
Jangan mengharapkan kepastian.
Belasan tahun lalu banyak teman saya mendaftar ke Teknik Sipil dan berharap bahwa mereka akan menjadi Insinyur Pembangunan, pada saat lulus ternyata ada krisis moneter dan pembangunannya di rem.
Kebingungan mereka.
Beberapa tahun lalu anak anaknya teman teman saya pada mendaftar jurusan perminyakan, karena bapaknya pada kaya kerja di perusahaan minyak.
Sekarang mereka lulus, dan ternyata tidak ada perusahaan minyak yang merekrut.
Boro-boro merekrut, karyawan yang ada saja di PHK.
Sekarang lulusan perminyakan banyak yang mendaftar jadi agen penjualan asuransi (which is great, berarti mereka punya plan B).
Kalau anda sekarang jadi teller, siap siap bahwa jumlah teller yang dibutuhkan akan turun (karena banyak yang lebih suka ke ATM atau via Mobile Banking).
Kalau anda kuliah kedokteran siap siaplah bahwa mungkin pendapatan dokter di masa depan akan tidak sebanyak masa lalu.
Always always ... siap siap dan mempelajari trend dan bersiap untuk masa depan dengan mempelajari hal baru dan menambah differentiator anda.
Jadi apa dong yang anda bisa lakukan untuk mempersiapkan masa depan anda ???
What can you do to prepare for the future ...
1. CONTINUE TO PERFORM AT WHAT YOU DO !!!
Tetap fokus pada apa yang anda lakukan and always perform and contribute at the maxinum level.
2. READ, WATCH, OBSERVE, LEARN
Selalu mengamati apa yang terjadi di dunia luar sana.
Lihat TV, dengerin Radio, browse Internet, baca buku, koran dan majalah.
3. UNDERSTAND THE CHANGE THAT IS HAPPENING !!!
Perhatikan pattern perubahan yang sedang terjadi.
Apa yang sedang berubah pada...
- pola pikir manusia
- perilaku konsumen
- bisnis
- regulasi
- politik
- trend demographic
- trend urbanisasi
- trend digital
4. LEARN SOMETHING NEW, INCREASE YOUR DIFFERENTIATORS !!!
Anda sudah punya beberapa differentator yang mengantarkan anda ke karier anda sekarang.
Pelajari competency baru, skills baru, dapatkan knowledge baru, sertifikasi profesi yang baru, pelajari bahasa asing lain.
Semuanya akan menambah differentiator anda untuk menambah kesiapan anda di masa depan.
5. BE HUMBLE, KEEP AN OPEN MIND AND ALWAYS WANT TO LEARN !!!
Terakhir ... kita harus mengerti ...
we dont know what we dont know.
Lets be humble and open mind.
Mari kita belajar, dari siapa saja...
- dari boss kita
- dari customer kita
- dari peer kita
- dari supplier kita
- dari anak buah kita
- dari pegawai yang baru join di perusahaan kita
Kadang kadang anak baru yang masih muda ternyata membawa perspektif baru dan membuat kita belajar dari sudut yang lain.
Let's be humble and keep an open mind.
Selamat mencoba dan semoga kita lebih siap untuk masa depan.
STAY HUNGRY AND STAY FOOLISH.
Oleh : Pambudi Sunarsihanto
Direktur Human Capital Citibank Indonesia
Ada sebuah perusahaan bernama Garmin.
Mereka memproduksi GPS navigation system yang banyak dipasang di mobil mobil.
Dan pada saat itu angka penjualan mereka naik pesat selama bertahun tahun.
Tetapi ternyata tidak lama kemudian, bencana itu datang ...
Dan ternyata dunia dibanjiri smart phone.
Tiba tiba orang tidak membeli lagi Garmin GPS system buat mobil lagi.
Penjualan mereka pun turun drastis.
Bencana ...bencana ... bencana ...???
Bencana yang sama pernah dialami Kodak pada saat orang tidak mencetak photo lagi, dialami Nokia pada saat orang tidak menggunakan telephone untuk komunikasi dengan voice (suara) lg,
dialami Blackberry pada saat orang tidak messaging menggunakan BBM lagi,
dialami perusahaan perusahaan minyak pada saat kita menginginkan alat transportasi yang ramah lingkungan, dialami kantor kantor cabang bank pada saat pelanggan tidak mau lagi ke cabang (dan lebih suka menggunakan ATM dan mobile banking),
dialami bus bus malam pada saat pelanggan lebih suka naik pesawat dengan selisih harga yang sedikit ...
Contohnya sudah cukup banyak ???
Atau saya harus menyebutkan belasan contoh lagi ???
Karena memang perubahan itu sedang terjadi di mana mana, di semua bidang, di semua industri, di semua negara.
The world has changed.
The world is changing.
And the world will continue to change ...
Charles Darwin ... dalam penelitian di pulau Galapagos menemukan sesuatu yang menarik.
By the way, saya tidak percaya evolusi, tapi saya percaya pada kesimpulan Darwin yang ini, "Bahwa makhluk yang paling sukses bukannya yang paling kuat, tetapi yang mampu bertahan dengan perubahan"
Kalau kita sesuaikan dengan context jaman sekarang ternyata bukan manusia yang paling kuat yang paling sukses, bukan manusia yang paling cakep yang paling sukses, dan bahkan
bukan yang paling pintar yang sukses (makanya juara juara 1 di sekolah kita dulu sering kali bukan menjadi yang paling sukses dalam kehidupan).
Ternyata yang paling sukses adalah yang paling mampu bertahan menyesuaikan diri dengan perubahan.
Nah pada saat Kodak dan Nokia mobile phone tidak mampu bertahan, ternyata ceritanya Garmin lain banget.
Ternyata meskipun waktu itu mereka jaya dengan product product GPS, Garmin sudah menyiapkan product product dan inovasi di bidang lain... yaitu gadget gadget untuk alat kesehatan dan fitness.
Jadi ternyata pada saat angka penjualan GPS system turun, mereka langsung ganti focus dan mengencangkan penjualan gadget untuk fitness and health.
Tidak lama kemudian angka penjualan pun meroket lagi.
Wow !!!
Why ???
Because they are ready for the future !!!
Karena mereka siap menghadapi masa depan.
Apakah Nokia mobile phone ready ??? No, they are not.
Apakah Blackberry ready ??? NO.
Apakah bus bus malam ready ??? No.
Apakah perusahaan perusahaan minyak ready ??? No.
Padahal perusahaan perusahaan itu mungkin dulu lebih jaya dan lebih kaya daripada Garmin.
Tetapi mereka tidak ready.
Dan mereka tidak mampu beradaptasi dengan perubahan !!!
By the way, ini bukan hanya berlaku pada perusahaan, ternyata ini juga berlaku pada diri kita dan karier kita.
Dan juga untuk karier anak anak kita kelak nanti.
Sebaik apapun profesi yang kita tekuni, bidang yang kita jalani, dan industry di mana kita bekerja tetap saja ada resiko yang mengancam karier kita.
Tidak ada yang pasti dalam karier kita.
So please, jangan pernah complain kepada perusahaan atau kepada atasan kita dengan mengatakan,"Saya merasa tidak ada kepastian dengan karier saya di perusahaan ini"
Well, let me tell you, tidak akan pernah ada kepastian!
Kalau anda bagus anda akan maju, kalau tidak ya anda tidak akan pernah dipromosi.
It is easy as that.
Jangan mengharapkan kepastian.
Belasan tahun lalu banyak teman saya mendaftar ke Teknik Sipil dan berharap bahwa mereka akan menjadi Insinyur Pembangunan, pada saat lulus ternyata ada krisis moneter dan pembangunannya di rem.
Kebingungan mereka.
Beberapa tahun lalu anak anaknya teman teman saya pada mendaftar jurusan perminyakan, karena bapaknya pada kaya kerja di perusahaan minyak.
Sekarang mereka lulus, dan ternyata tidak ada perusahaan minyak yang merekrut.
Boro-boro merekrut, karyawan yang ada saja di PHK.
Sekarang lulusan perminyakan banyak yang mendaftar jadi agen penjualan asuransi (which is great, berarti mereka punya plan B).
Kalau anda sekarang jadi teller, siap siap bahwa jumlah teller yang dibutuhkan akan turun (karena banyak yang lebih suka ke ATM atau via Mobile Banking).
Kalau anda kuliah kedokteran siap siaplah bahwa mungkin pendapatan dokter di masa depan akan tidak sebanyak masa lalu.
Always always ... siap siap dan mempelajari trend dan bersiap untuk masa depan dengan mempelajari hal baru dan menambah differentiator anda.
Jadi apa dong yang anda bisa lakukan untuk mempersiapkan masa depan anda ???
What can you do to prepare for the future ...
1. CONTINUE TO PERFORM AT WHAT YOU DO !!!
Tetap fokus pada apa yang anda lakukan and always perform and contribute at the maxinum level.
2. READ, WATCH, OBSERVE, LEARN
Selalu mengamati apa yang terjadi di dunia luar sana.
Lihat TV, dengerin Radio, browse Internet, baca buku, koran dan majalah.
3. UNDERSTAND THE CHANGE THAT IS HAPPENING !!!
Perhatikan pattern perubahan yang sedang terjadi.
Apa yang sedang berubah pada...
- pola pikir manusia
- perilaku konsumen
- bisnis
- regulasi
- politik
- trend demographic
- trend urbanisasi
- trend digital
4. LEARN SOMETHING NEW, INCREASE YOUR DIFFERENTIATORS !!!
Anda sudah punya beberapa differentator yang mengantarkan anda ke karier anda sekarang.
Pelajari competency baru, skills baru, dapatkan knowledge baru, sertifikasi profesi yang baru, pelajari bahasa asing lain.
Semuanya akan menambah differentiator anda untuk menambah kesiapan anda di masa depan.
5. BE HUMBLE, KEEP AN OPEN MIND AND ALWAYS WANT TO LEARN !!!
Terakhir ... kita harus mengerti ...
we dont know what we dont know.
Lets be humble and open mind.
Mari kita belajar, dari siapa saja...
- dari boss kita
- dari customer kita
- dari peer kita
- dari supplier kita
- dari anak buah kita
- dari pegawai yang baru join di perusahaan kita
Kadang kadang anak baru yang masih muda ternyata membawa perspektif baru dan membuat kita belajar dari sudut yang lain.
Let's be humble and keep an open mind.
Selamat mencoba dan semoga kita lebih siap untuk masa depan.
STAY HUNGRY AND STAY FOOLISH.
Selasa, 10 Januari 2017
Motivasi Sang Istri
Seorang pria yg tidak lulus ujian masuk universitas, dinikahkan orang tuanya.
Untuk mendapat penghasilan, ia pun melamar menjadi guru sekolah dasar dan mulai mengajar. Karena tidak punya pengetahuan mengajar, belum sampai satu minggu mengajar ia sudah dikeluarkan.
Setibanya di rumah, sang istri menghapuskan air mata nya, menghiburnya dengan berkata: "Banyak ilmu dalam otak, ada orang yang bisa menuangkannya, ada pula yang tidak bisa. Tidak perlu bersedih karena hal ini. Mungkin ada pekerjaan lain yang lebih cocok untukmu sedang menantimu."
Kemudian ia melamar dan melakukan pekerjaan lain, namun dipecat juga karena geraknya lambat.
Saat itu sang istri berkata : kegesitan kaki - tangan setiap orang berbeda, orang lain sudah bekerja beberapa tahun lamanya, kamu hanya belajar di sekolah, bagaimana bisa cepat?
Ia pun bekerja lagi di banyak pekerjaan lain, namun tidak ada satu pun yg berhasil, semua gagal di tengah jalan.
Namun demikian, tiap kali pulang dengan patah semangat, sang istri selalu menghiburnya, tidak pernah mengeluh.
Ketika sudah berumur 30 tahun-an, ia mulai dapat berkat sedikit melalui bakat berbahasanya, menjadi pembimbing di sekolah luar biasa tuna rungu wicara.
Kemudian ia membuka sekolah siswa cacat, dan akhirnya bisa membuka banyak cabang toko yang menjual alat-alat bantu orang cacat di berbagai kota.
Akhirnya ia menjadi boss yang memiliki kekayaan berlimpah.
Suatu hari, ia yang sekarang sudah sukses besar, bertanya kepada sang istri, kenapa ketika masa depan nya masih suram, engkau tetap begitu percaya kepada ku ?
Jawaban sang istri ternyata sangat polos dan sederhana :
Sebidang tanah yg tidak cocok ditanami gandum, bisa dicoba untuk ditanami kacang. Jika kacang pun tidak bisa tumbuh dengan baik, coba tanami buah-buahan; jika buah-buahan pun tidak bisa tumbuh, semaikan bibit gandum hitam, pasti bisa berbunga, karena pada sebidang tanah, pasti ada bibit yang cocok untuknya, pasti bisa menghasilkan panen dari nya.
Mendengar penjelasan sang istri, ia mengeluarkan air mata terharu.... Keyakinan kuat, ketabahan serta kasih sayang sang istri, bagaikan sebutir bibit unggul.
Semua prestasi dirinya, adalah berkat keajaiban bibit unggul yang kokoh hingga bertumbuh kembang jadi kenyataan.
Di dunia ini tidak ada seorang pun yg hanya sekedar sampah, dia hanya tidak berada di posisi yang tepat.
Setelah membaca cerita ini, jangan dibiarkan saja, teruskan ke orang lain.
Anda akan ikut berbahagia apabila orang yg tadinya susah menjadi sukses.
Delapan kalimat di bawah ini, adalah intisari kehidupan :
1. *Orang yang tidak tahu menghargai sesuatu, biarpun diberi gunung emas tidak akan bisa merasakan kebahagiaan*
2. *Orang yang tidak bisa toleran, seberapa banyak pun teman nya, akhirnya akan sendirian*
3. *Orang yang tidak tahu bersyukur, seberapa pintar pun, tidak akan sukses*
4. *Orang yang tidak bertindak nyata, seberapa cerdas pun tidak akan tercapai cita-cita nya.*
5. *Orang yang tidak bisa bekerjasama dengan orang lain, seberapa giat pun kerja nya tidak akan mendapatkan hasil yang optimal.*
6. *Orang yang tidak bisa menabung, dapat rejeki terus pun tidak akan bisa menjadi kaya.*
7. *Orang yang tidak bisa merasa puas, seberapa kaya pun tidak akan bahagia.*
8. *Orang yang tidak bisa menjaga kesehatan, berobat terus pun tidak akan berusia panjang.*
Untuk mendapat penghasilan, ia pun melamar menjadi guru sekolah dasar dan mulai mengajar. Karena tidak punya pengetahuan mengajar, belum sampai satu minggu mengajar ia sudah dikeluarkan.
Setibanya di rumah, sang istri menghapuskan air mata nya, menghiburnya dengan berkata: "Banyak ilmu dalam otak, ada orang yang bisa menuangkannya, ada pula yang tidak bisa. Tidak perlu bersedih karena hal ini. Mungkin ada pekerjaan lain yang lebih cocok untukmu sedang menantimu."
Kemudian ia melamar dan melakukan pekerjaan lain, namun dipecat juga karena geraknya lambat.
Saat itu sang istri berkata : kegesitan kaki - tangan setiap orang berbeda, orang lain sudah bekerja beberapa tahun lamanya, kamu hanya belajar di sekolah, bagaimana bisa cepat?
Ia pun bekerja lagi di banyak pekerjaan lain, namun tidak ada satu pun yg berhasil, semua gagal di tengah jalan.
Namun demikian, tiap kali pulang dengan patah semangat, sang istri selalu menghiburnya, tidak pernah mengeluh.
Ketika sudah berumur 30 tahun-an, ia mulai dapat berkat sedikit melalui bakat berbahasanya, menjadi pembimbing di sekolah luar biasa tuna rungu wicara.
Kemudian ia membuka sekolah siswa cacat, dan akhirnya bisa membuka banyak cabang toko yang menjual alat-alat bantu orang cacat di berbagai kota.
Akhirnya ia menjadi boss yang memiliki kekayaan berlimpah.
Suatu hari, ia yang sekarang sudah sukses besar, bertanya kepada sang istri, kenapa ketika masa depan nya masih suram, engkau tetap begitu percaya kepada ku ?
Jawaban sang istri ternyata sangat polos dan sederhana :
Sebidang tanah yg tidak cocok ditanami gandum, bisa dicoba untuk ditanami kacang. Jika kacang pun tidak bisa tumbuh dengan baik, coba tanami buah-buahan; jika buah-buahan pun tidak bisa tumbuh, semaikan bibit gandum hitam, pasti bisa berbunga, karena pada sebidang tanah, pasti ada bibit yang cocok untuknya, pasti bisa menghasilkan panen dari nya.
Mendengar penjelasan sang istri, ia mengeluarkan air mata terharu.... Keyakinan kuat, ketabahan serta kasih sayang sang istri, bagaikan sebutir bibit unggul.
Semua prestasi dirinya, adalah berkat keajaiban bibit unggul yang kokoh hingga bertumbuh kembang jadi kenyataan.
Di dunia ini tidak ada seorang pun yg hanya sekedar sampah, dia hanya tidak berada di posisi yang tepat.
Setelah membaca cerita ini, jangan dibiarkan saja, teruskan ke orang lain.
Anda akan ikut berbahagia apabila orang yg tadinya susah menjadi sukses.
Delapan kalimat di bawah ini, adalah intisari kehidupan :
1. *Orang yang tidak tahu menghargai sesuatu, biarpun diberi gunung emas tidak akan bisa merasakan kebahagiaan*
2. *Orang yang tidak bisa toleran, seberapa banyak pun teman nya, akhirnya akan sendirian*
3. *Orang yang tidak tahu bersyukur, seberapa pintar pun, tidak akan sukses*
4. *Orang yang tidak bertindak nyata, seberapa cerdas pun tidak akan tercapai cita-cita nya.*
5. *Orang yang tidak bisa bekerjasama dengan orang lain, seberapa giat pun kerja nya tidak akan mendapatkan hasil yang optimal.*
6. *Orang yang tidak bisa menabung, dapat rejeki terus pun tidak akan bisa menjadi kaya.*
7. *Orang yang tidak bisa merasa puas, seberapa kaya pun tidak akan bahagia.*
8. *Orang yang tidak bisa menjaga kesehatan, berobat terus pun tidak akan berusia panjang.*
Langganan:
Postingan (Atom)
17 Goweser Waspada Kesehatan Pasca Idul Qurban
(berpose di Depan Kantor Dinas Teritorial Bandara Husen Sastranegara) (Rest Pertama di Gedung Sebelah Hotel Homan) Tujuh belas goweser RW-10...
-
*بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــم* *السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ INFORMASI SALAT IDULADHA 1447...
-
Syeich DR. Baker Al Zamly Saat menyampaikan khotbah Jamaah Al-Muhajirin dan Sekitarnya mulai berdatangan السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ال...
-
Ketua DKM Al_Muhajirin saat Menyampaikan Program di Hari Pertama Tarawih (19/2) Hari ini, Kamis 19 Februari 2026, adalah hari pertama uma...


