Minggu, 03 September 2017

Suasana Penyembelihan dan Pendistribusian Hewan Qurban












DKM Al-Muhajirin Sembelih 47 ekor hewan qurban

DKM Al-Muhajirin RW-10 Antapani Kidul, dalam merayakan Idul Qurban 1438H, menyembelih 47 ekor hewan qurban, terdiri 18 ekor Sapi dan 28 ekor Domba dan 1 ekor Kambing. Pelaksanaan qurban telah berjalan dengan sangat lancar tanpa mengalami kendala berarti. Mulai dari pemilihan dan pembelian hewan, pemotongan, pengemasan, sampai pada  pendistribusiannya.

Ketua DKM Al-Muhajirin, Sigit Tjiptono, menyampaikan  perasaan bangganya kepada seluruh Panitia dan pihak2 terkait yang turut melaksanakan penyembelihan hewan qurban. "Terima kasih atas kontribusinya yang maksimal. Yakinlah, masih banyak yang puas dibanding yang tidak puas. Jika ada yg  komplain, tentu akan kita terima dengan penuh lapang dada," demikian penyampaian Ketua DKM kepada seluruh panitia dan pihak2 terkait lainnya.

Namun demikian, kata Sigit, jika ada komplain maka kita ambil substansi komplainnya saja untuk dijadikan evaluasi dan perbaikan di masa datang. Apapun kondisinya, secara pribadi dan organisasi, saya memberikan penghargaan dan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia dan pengurus DKM Al-Muhajirin.  Jazaakallahu/jazaakillahi khairan katsira. Barakallahu fiikum.

Sementara itu Oma titin R, sebagai Koordinator pengemasan dan penimbangan, secara pribadi menyampaikan terima kasih atas kepercayaan, dukungan dan kerjasamanya dalam penimbangan dan pembungkusan daging hingga dapat terdistribusi dengan baik. Dan memohon maaf apabila ada kekhiklafan karena keterbatasan yang ada.

H Isa Subarsa, sebagai salah satu koordinator, menyampaikan bahwa  pelaksanaan Qurban tahun ini ditinjau dari berbagai aspek mengalami peningkatan dibanding tahun2 sebelumnya. Semuanya berjalan dengan sangat lancar mulai dari perencanaan sampai pada Hari "H" pelaksanaannya. "Poko na mah Maknyuuus lah....!, puji Isa seraya menegakkan jari jempolnya.

Berikut suasana qurban yang diselenggarakan DKM Al-Muhajirin RW-10 Antapani Kidul.






Kerja keras dan cerdas berbuah kesuksesan


Ketua DKM (kiri) bersama beberapa panitia 
siap menyingsingkan lengan baju 
siap membantu penyembelihan 47 hewan qurban


Ibu2 RW 10 seperti biasanya turut dilibatkan
tanpa melibatkan ibu2,  apa kata dunia?




Setelah dilakukan pemotongan siap untuk ditimbang


Tak hanya kerja keras, namun juga  kerja ikhlas
dalam upaya meraih ridho Allah SWT



Selasa, 01 Agustus 2017

Pak Nardi "Meninggalkan" Kita

Telah berpulang ke ramatullah, salah satu jamaah ahli Masjid 
Al-Muhajirin RW-10, Antapani Kidul, Bp Nardi Henarto (72 th)
(berdiri kedua dari sebelah kanan memakai pakaian batik). 
Beliau meninggal pada Senin pagi (31/7) Pkl 07.45 WIB 
di Rumah beliau di Jl Manokwari Antapani
إنا لله وإنا إليه راجعون...

 اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسِّعْ مُدْخَلَهُ وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ الْأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ وَأَهْلًا خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ عَذَابِ النَّارِ

Wahai, Allah! Berilah ampunan baginya dan rahmatilah dia. Selamatkanlah dan maafkanlah ia. Berilah kehormatan untuknya, luaskanlah tempat masuknya, mandikanlah ia dengan air, es dan salju. Bersihkanlah dia dari kesalahan sebagaimana Engkau bersihkan baju yang putih dari kotoran. Gantikanlah baginya rumah yang lebih baik dari rumahnya, keluarga yang lebih baik dari keluarganya semula, isteri yang lebih baik dari isterinya semula. Masukkanlah ia ke dalam surga, lindungilah dari adzab kubur dan adzab neraka. [HR Muslim dari ‘Auf bin Malik].

Seperti yang disampaikan ketua DKM, H. Sigit Tjiptono, sesaat setelah menshalatkan almarhum di Masjid Al-Muhajirin, pak Nardi adalah salah satu jamaah ahli masjid Al-Muhajirin yang senantiasa melaksanakan shalat berjamaah di masjid ini minimal 5x sehari. Beliau selalu datang paling dahulu dan terbiasa menempati shaff terdepan di posisi sebelah kanan Imam.

Ketua DKM berpesan kepada jamaah, agar senantiasa waspada, waspada dan waspada, karena panggilan dari Allah akan datang kapan saja. Seperti yang terjadi pada almarhum, pada minggu malam masih mengikuti majelis ta'lim serta menghadiri shalat subuh bersama, namun dalam beberapa jam kemudian dipanggil untuk menghadapNya.

"Kita meninggal tidak harus sakit dahulu atau tidak harus tua dahulu, kematian akan datang kapan saja dan dimana saja. Jadi marilah kita senantiasa untuk mempersiapkan diri untuk membekali diri jika sewaktu-waktu kita mendapat giliran untuk dipanggilNya," kata Ketua DKM.

Almarhum dimakamkan di Pemakaman Umum Cikutra Bandung. Selamat jalan saudaraku, sahabat jamaahku...In syaa Allah panjenengan husnul Khatimah...Aamiin ya robbal'aalamiin.

17 Goweser Waspada Kesehatan Pasca Idul Qurban

(berpose di Depan Kantor Dinas Teritorial Bandara Husen Sastranegara) (Rest Pertama di Gedung Sebelah Hotel Homan) Tujuh belas goweser RW-10...